Header Ads Widget

Responsive Advertisement

SBN SR025: Imbal Hasil 6,9% Tertinggi Sejak 2020, Apakah Masih Worth It?

SBN SR025 kupon 6,9% tertinggi — thumbnail

SBN SR025 adalah Sukuk Ritel berbasis syariah yang ditawarkan oleh Pemerintah RI dengan kupon imbal hasil tetap 6,8% untuk tenor 3 tahun dan 6,9% untuk tenor 5 tahun, dibayar bulanan, dan dijamin oleh Undang-Undang SBSN. Instrumen ini memberikan imbalan tetap yang tidak berubah seiring fluktuasi suku bunga pasar, membuatnya menarik untuk investor yang mencari passive income bulanan dengan risiko relatif rendah. Masa penawaran berlangsung 21 Agustus–16 September 2026.

Tabel Perbandingan SR025T3 dan SR025T5

Tenor Kupon (per tahun) Jatuh Tempo Minimum Pembelian Pajak Kupon
SR025T3 6,8% 10 September 2029 Rp 1 juta PPh final 10%
SR025T5 6,9% 10 September 2031 Rp 1 juta PPh final 10%

Jenis SR025

SBN SR025 hadir dalam dua seri berdasarkan tenor waktu:

  • SR025T3: tenor 3 tahun, kupon 6,8% per tahun, jatuh tempo 10 September 2029.
  • SR025T5: tenor 5 tahun, kupon 6,9% per tahun, jatuh tempo 10 September 2031.

Kedua seri memiliki karakteristik pokok yang sama: imbalan kupon tetap dibayar setiap bulan, dapat diperdagangkan di pasar sekunder setelah masa minimum holding period selesai, dan pokok serta kupon dijamin oleh negara melalui APBN.

Aspek Hukum dan Pajak

SBN SR025 bersifat syariah dan diawasi langsung oleh Dewan Syariah Nasional MUI. Struktur produk ini berdasarkan Undang-Undang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Imbal hasil (kupon) dikenai Pajak Penghasilan Final (PPh final) sebesar 10%, sehingga penerimaan bersih setelah pajak sekitar 6,12% untuk SR025T3 dan 6,21% untuk SR025T5 per tahun. Pokok investasi dijamin pembayarannya oleh negara sesuai APBN, sehingga risiko gagal bayar sangat rendah.

Tips Berinvestasi dalam SBN SR025

  • Pertimbangkan tujuan investasi dan horizon waktu: pilih SR025T3 untuk tenor lebih pendek atau SR025T5 untuk tenor lebih panjang dengan kupon sedikit lebih tinggi.
  • Perhatikan minimum holding period sebelum dapat memperdagangkan di pasar sekunder; setelah periode tersebut, Anda dapat menjualSR025 kapan pun sesuai kebutuhan likuiditas.
  • Meskipun kupon tetap, harga pasar SR025 dapat berfluktuasi berdasarkan perubahan yield SBN dan kondisi pasar obligasi. Untuk menghindari realisasi capital loss, pertimbangkan memegang hingga jatuh tempo jika Anda tidak membutuhkan likuiditas sebelum saat itu.
  • Manfaatkan imbalan bulanan sebagai sumber passive income rutin yang dapat direinvestasikan atau digunakan untuk kebutuhan hidup.
  • Selalu verifikasi informasi resmi dari sumber seperti Kemenkeu RI, ojk.go.id, atau platform terpercaya seperti Bareksa sebelum melakukan transaksi.

FAQ

Apakah SBN SR025 masih layak di tahun 2026?

Ya, kupon 6,8%-6,9% tetap lebih tinggi daripada rata-rata deposito bank (sekitar 3,75-4,25% sebelum pajak) dan reksa dana pendapatan tetap umum. Selain itu, imbalan bersih setelah pajak masih mengalahkan banyak instrumen pendapatan tetap lain di pasar.

Bagaimana cara membeli SBN SR025?

Anda dapat membeli SBN SR025 melaluiSBN Online (sbn.go.id), aplikasi mitra seperti BRImo, Bibit, Bareksa, atau sekuritas terdaftar. Minimal pembelian adalah Rp 1 juta dengan kelipatan Rp 1 juta.

Apakah kupon SR025 dapat berubah selama masa investasi?

Tidak. Kupon SR025 bersifat tetap (fixed rate) dari tanggal penerbitan hingga jatuh tempo, tidak terpengaruh oleh perubahan suku bunga pasar atau inflasi.

Kapan pertama kali pembayaran kupon dilakukan?

Pembayaran kupon pertama untuk SR025T3 dan SR025T5 dilakukan pada 10 Oktober 2026 (kupon pendek untuk 17 hari setelah setelmen), lalu terus setiap tanggal 10 bulan berikutnya hingga jatuh tempo.

Bisakah saya menjual SR025 sebelum jatuh tempo?

Ya, setelah masa minimum holding period selesai (biasanya setelah tanggal 11 Oktober 2026), Anda dapat menjual SR025 di pasar sekunder melalui mitra yang sama. Harga jual akan berfluktuasi sesuai kondisi pasar.

Apakah ada risiko gagal bayar pada SBN SR025?

Sangat rendah. Pembayaran pokok dan kupon SR025 dijamin oleh negara melalui Undang-Undang SBSN dan APBN, sehingga hampir tidak ada risiko default.

Kesimpulan

SR025 layak dibeli selama masa penawaran 21 Agustus–16 September 2026 bagi investor yang butuh pendapatan bulanan tetap dan prinsip syariah. Kupon 6,8% (T3) dan 6,9% (T5) adalah yang tertinggi sejak 2020 — 0,35 poin di atas SR022 — dan bersih setelah pajak 10% masih di sekitar 6,12–6,21% per tahun, jauh di atas deposito. Pilih T3 kalau butuh pokok kembali 2029, T5 kalau mau mengunci kupon lebih tinggi sampai 2031. Beli via SBN Online atau mitra resmi mulai Rp1 juta, dan pegang sampai jatuh tempo agar pokok kembali penuh tanpa risiko harga pasar.

Posting Komentar

0 Komentar